Teorema Kalkulus Dasar
Yang dimaksud dengan teorema dasar kalkulus adalah suatu teorema yang mendasari kalkulus dan harus diingat secara permanen.
Andaikan f fungsi kontinyu pada selang [a,b] dan andaikan F fungsi sebarang anti turunan dari f, maka:
Dengan teorema nilai rata-rata untuk turunan, maka terdapat pada selang bagian
sedemikian hingga berlaku :
sehingga,
Karena ruas kiri berupa konstanta, maka berlaku
Teorema dasar kalkulus dapat digunakan untuk memperoleh sifat pendefrensialan integral tentu, yaitu:
JIka f kontinu pada selang [a,b] dan x adalah sebuah (variabel) titik dalam [a,b] maka:
Keterangan:
sebab F(a) adalah konstanta.
Contoh:
untuk beberapa contoh di atas, dapat pula diselesaikan dengan aturan rantai sebagai berikut:
karena batas x², maka digunakan aturan rantai, sehingga menjadi , dimana u = x², dan turunan terhadapnya x dari fungsi bersusun ini adalah :
Contoh 1
Contoh 2
= 65,68
Contoh 3
Bila |x| menyatakan nilai mutlak, hitunglah
Jawab:
f(x) = |x| berubah nilainya pada titik-titik x = 0, sehingga harus diselesaika sebagai berikut:
Teorema Simtris, Teorema Periodik, dan Teorema Nilai Rata-Rata
a. Teorema Simetri
Telah diketahui bahwa suatu fungsi genap jika f(-x) = f(x), dan ganjil jika f(-x) = -f(x). Untuk fungsi yang demikian berlaku:
(1) , jika f fungsi genap,
(2) , jika f fungsi ganjil.
Contoh:
Karena, f(-x) = -f(x), maka adalah fungsi ganjil, sehingga
b. Teorema Periodik
Suatu fungsi adalah periodik jika terdapat suatu bilangan p sedemikian sehingga f(x+p) = f(x), untuk semua bilangan real dalam daerah definisi f.Bilangan p adalah periode untuk fungsi periodik tersebut. Jika f suatu periodik dengan periode p, maka :
c. Teorema Nilai Rata-Rata Untuk Integral
Jika f kontinu pada selang [a,b], maka terdapat suatu c diantara a dan b sedemikian sehingga
Contoh :
Carilah nilai c demikian sehingga
Jawab :
Dari , maka f(c). 2 = 26/3, yaitu c².2 = 26/3.
c = ±1/3 V 39. Untuk c = -1/3 V 39 tidak memenuhi karena tidak terletak dalam selang [1,3]. Jadi c = 1/3 V 39.
Komentar
Posting Komentar